HALLONESIA.ID, SAMARINDA — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Samarinda menggelar acara buka puasa bersama yang dirangkai dengan purna tugas serta pelepasan Kepala Dinas Perkim, Herwan Rifa’i, pada Sabtu (28/2/2026) di halaman Kantor Dinas Perkim Samarinda. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda bersama jajaran pegawai dan tamu undangan lainnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh haru. Mulai 1 Maret 2026, Herwan Rifa’i resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Dinas Perkim setelah mengabdi selama 4 tahun 1 bulan di instansi tersebut dan total 39 tahun 6 bulan sebagai aparatur sipil negara.
Dalam sambutannya, Herwan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas Perkim, khususnya sekretaris dan para kepala bidang yang selama ini banyak membantu dalam menjalankan program kerja.
“Kurang lebih empat tahun satu bulan saya di Perkim. Banyak yang membantu, terutama sekretaris dan para kabid. Kalau ada keberhasilan, itu kerja bersama,” ujarnya.
Ia berharap kepemimpinan berikutnya dapat melanjutkan program yang telah berjalan bahkan mampu membawa Dinas Perkim ke arah yang lebih baik. Untuk sementara, posisi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas akan dijabat oleh sekretaris dinas.
Herwan menegaskan, tantangan ke depan bagi Dinas Perkim tidaklah ringan. Salah satunya adalah tuntutan pemerintah pusat terkait program pembangunan 3 juta rumah, di mana pemerintah daerah diminta berkontribusi aktif. Selain itu, penuntasan kawasan kumuh yang ditargetkan rampung paling lambat tahun 2030 juga menjadi pekerjaan besar.
“Penuntasan kawasan kumuh sangat tergantung pada ketersediaan anggaran. Bagaimanapun kita berinovasi, tetap membutuhkan dukungan pembiayaan. Tantangan Kadis baru ke depan sangat berat,” katanya.
Ia berharap mulai 2027 hingga 2029 target-target strategis tersebut dapat lebih optimal dicapai meski saat ini masih dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Pada kesempatan itu, Herwan juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda atas kepercayaan dan arahan yang diberikan selama dirinya menjabat. Ia mengaku terkesan dengan gaya kepemimpinan yang dinilainya detail dan konsisten dalam melakukan pengawasan.
“Beliau selalu memberi arahan secara rinci dan memonitor setiap progres. Itu yang sangat berkesan bagi saya,” tutupnya.

